Hukum Judi Online Dalam Islam Dan 3 ciri Ciri Permainan Judi Menurut para Ulama

situs slot online – Hakikatnya bahwa perjudian adalah perbuatan yang bertentangan dengan agama, kesusilaan dan juga moral pancasila. Berjudi tidak hanya merugikan diri sendiri namun juga dapat membahayakan masyarakat sekitar dan generasi bangsa. Perjudian memiliki dampak yang negatif dan merugikan moral dan mental masyarakat terutama dikalangan generasi muda. Maka dari itu perjudian butuh perhatian khusus dari pemerintah dan kesadaran dari masyarakat. Apalagi saat ini ada yang namanya judi online, maka apa hukum judi online dalam Islam.

Seperti yang kita ketahui bahwa Bermain judi adalah hal yang dilarang dalam agama maupun hukum pidana. Dan Perjudian sudah ada dari zaman dahulu dan merupakan salah satu permainan yang tertua di dunia. Perjudian dikenal dengan permainan untung-untungan yang juga menjadi permasalahan sosial karena memiliki dampak negatif dan dapat merusak generasi penerus bangsa. Bahkan dapat kita lihat situs slot online dengan adanya kemajuan dari teknologi yang terus berkembang dengan seiring berkembangnya zaman. Maka perjudian juga terus berkembang dan kini perjudian dapat dilakukan dengan online atau yang lebih dikenal dengan perjudian online. Bentuk perjudian online uang yang digunakan berupa tidak nyata atau sering disebut dengan chip. Terdapat banyak jenis game online atau Judi online seperti berikut ini :

  • Roulette
  • Blackjack
  • Satan
  • creps
  • Baccarat
  • Tombala
  • Lotto fair
  • Paykyu
  • Kiu kiu
  • Super ping pong
  • keno
  • Ji si Kie
  • Pachinko
  • hwa hwe
  • Poker
  • Paseran
  • Chuc a Cluck
  • Twenty One
  • Lempar paser
  • Big Six Wheel

Untuk itu penting untuk membahas Hukum Judi Online dalam Islam Dan 3 ciri ciri permainan judi menurut para ulama. Islam merupakan agama yang sejajar dengan Fitrah manusia, Didalam Islam mengharuskan Hiburan dan berbagai permainan untuk mengikuti prinsip hukum Islam. Terdapat berbagai permainan dan hiburan yang dibolehkan dan tidak dibolehkan dalam Islam. Sesuatu yang dapat mendatangkan kemudaratan atas diri sendiri maka tentunya akan dilarang dalam agama. Hukuman dalam Islam memiliki tujuan untuk menciptakan ketentraman individu dan masyarakat serta mencegah perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan kerugian terhadap orang banyak.

Para Ulama telah mensyariatkan ciri-ciri permainan judi :

  1. Setiap pihak mempertaruhkan sesuatu harta atau manfaat
  2. Mana-mana Pihak yang menang akan memperoleh harta atau manfaat dari pihak yang kalah disamping menyimpan harta dan manfaat yang ia pertaruhkan.
  3. Disertai oleh dua orang atau lebih atau dua kumpulan manusia atau lebih.

Para Ulama juga telah menyusun jenis-jenis hukuman yang diterapkan kepada para pelaku perjudian. Jenis hukuman dapat berupa hukuman kawalan atau kurungan, jilid atau dera, pengucilan, pengasingan, teguran, denda, dan juga ancaman.

Dan inilah sekilas ulasan mengenai perjudian online yang ditinjau dari segi agama. Dan dapat kita lihat bahwa dampak judi online sangat berpengaruh pada perilaku dan juga karakter. Selain itu judi online juga dapat merambat pada perekonomian serta kehidupan sosial. Perjudian dapat membawa dampak negatif dan berbahaya untuk pelaku maupun lingkungan disekitarnya. Banyak hal-hal negatif yang dapat ditimbulkan dari perjudian Seperti : Dapat menghalangi dan menolak untuk selalu mengingat sang pencipta, Dapat menimbulkan permusuhan dan rasa dendam diantaranya para pemain judi, Dapat mendatangkan krisis moral dan menurunkan etos kerja, Membuat seseorang merasa malas untuk berusaha dan bekerja, Dapat menghancurkan keutuhan rumah tangga dan juga sumber-sumber kekayaan yang dramatis dan tiba-tiba, Merusak masyarakat dan masih banyak hal-hal negatif lainnya yang dapat ditimbulkan dari perjudian.

Maka kini mulailah untuk berhenti berjudi dan rajinlah beribadah dan membaca kitab suci yang dapat membuat hati lebih tenang, Mulai belajar untuk berusaha dan bekerja untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Dan mulailah untuk menanamkan dalam pikiran bahwa judi adalah hal yang tidak bermanfaat. Mulailah mencari pertemanan dan lingkungan yang baru yang dapat memberikan pengaruh positif dan dapat menjauhkan diri dari perbuatan hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Mulai mencari kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti bekerja, olahraga, berkumpul dengan orang-orang sholeh, baca buku dan juga jalan-jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *